Kembali ke semua artikel
Petugas Landis Sektor 5 Madinah Apresiasi Jemaah Haji yang Kooperatif, Layanan Lansia dan Disabilitas Berjalan Lancar
Kabar Haji 21 June 2026 3 menit baca

Petugas Landis Sektor 5 Madinah Apresiasi Jemaah Haji yang Kooperatif, Layanan Lansia dan Disabilitas Berjalan Lancar

Ditulis oleh Subhanhariadi Putra

MADINAH – Kelancaran pelayanan bagi jemaah haji lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas di Madinah tidak lepas dari kerja sama yang baik antara petugas dan jemaah. Petugas Layanan Lansia dan Disabilitas (Landis) Sektor 5 Madinah mengapresiasi sikap kooperatif jemaah yang dinilai turut mendukung keberhasilan pelayanan selama fase Madinah.

Petugas Landis Sektor 5 Madinah, Fahmi Anwar, mengatakan komunikasi yang terjalin secara intensif antara petugas dan jemaah menjadi salah satu faktor utama yang membuat layanan berjalan optimal. Melalui komunikasi tersebut, petugas dapat memantau kondisi kesehatan sekaligus memberikan pendampingan sesuai kebutuhan jemaah.

Menurut Fahmi, tugas petugas Landis tidak hanya membantu proses kedatangan dan keberangkatan jemaah, tetapi juga memastikan kebutuhan mobilitas lansia dan penyandang disabilitas terpenuhi selama berada di Kota Nabi.

"Ketika kedatangan dan pendorongan, kami memfasilitasi para jemaah haji menuju bus atau hotel. Kami juga menyiapkan kursi roda bagi jemaah yang membutuhkan," ujarnya saat ditemui di Madinah, Sabtu (20/6/2026).

Selain memberikan bantuan mobilitas, tim Landis juga secara rutin melakukan visitasi ke hotel-hotel jemaah. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan jemaah tetap terpantau sekaligus memberikan pendampingan apabila ditemukan kendala yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

"Kami melakukan visitasi kepada jemaah, menanyakan kabarnya, bagaimana kondisinya. Jika ada sesuatu yang perlu mendapat perhatian, akan kami laporkan kepada tim kesehatan untuk segera ditindaklanjuti," kata Fahmi.

Ia menjelaskan, petugas Landis menjadi salah satu unsur pelayanan yang paling sering berinteraksi dengan jemaah lansia dan disabilitas. Karena itu, setiap kesempatan dimanfaatkan untuk memberikan edukasi dan imbauan kesehatan agar jemaah tetap dalam kondisi prima hingga kepulangan ke Tanah Air.

Salah satu pesan yang terus disampaikan adalah agar jemaah tidak memaksakan diri beraktivitas apabila kondisi fisik sedang kurang baik, termasuk saat ingin beribadah ke Masjid Nabawi.

"Alhamdulillah selama ini para jemaah haji sangat kooperatif. Setiap visitasi kami mengimbau agar jemaah tidak terlalu memaksakan diri ke masjid jika kondisi kesehatannya tidak memungkinkan. Tujuannya untuk menjaga kesehatan mereka," ungkapnya.

Menurut Fahmi, kepatuhan jemaah terhadap arahan petugas menjadi salah satu alasan mengapa pelayanan di Sektor 5 Madinah berjalan relatif lancar dan kondusif.

"Alhamdulillah mereka sangat kooperatif ketika diberikan arahan. Di Sektor 5 sejauh ini tidak ada kejadian yang membahayakan dan seluruh pelayanan berjalan lancar," tuturnya.

Fahmi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jemaah yang telah menjalin kerja sama baik dengan petugas selama berada di Madinah. Ia berharap seluruh jemaah dapat menjaga kesehatan hingga kembali ke Indonesia dan meraih kemabruran haji.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jemaah haji yang sudah kooperatif. Semoga ibadah hajinya mabrur dan menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke Indonesia," ujarnya.

Kehadiran petugas Landis menjadi bagian penting dari komitmen penyelenggaraan haji ramah lansia dan disabilitas. Melalui layanan yang proaktif dan pendekatan yang humanis, para petugas berupaya memastikan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan nyaman, aman, dan tetap terjaga kesehatannya hingga tiba kembali di Tanah Air.

Aditya Nugroho - Media Center Haji 2026

Sukai dan bagikan artikel ini

Komentar

0 tanggapan dari pembaca

Belum ada komentar untuk artikel ini.

Artikel menarik lainnya

Lanjutkan dengan membaca artikel menarik lainnya

Lihat semua