Kembali ke semua artikel
KDM Tegas Lawan Preman! Pelaku Pemalakan Mobil di Dago Diringkus
Berita Terkini 01 June 2026 3 menit baca

KDM Tegas Lawan Preman! Pelaku Pemalakan Mobil di Dago Diringkus

Ditulis oleh Subhanhariadi Putra

Aksi premanisme di kawasan Dago, Kota Bandung, akhirnya mendapat ganjaran. Seorang pelaku pemalakan yang mengincar mobil pelat nomor B (Jakarta) berhasil diamankan aparat. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) langsung angkat bicara dengan nada tegas. Sebagaimana dikutip dari pernyataannya, ia telah berkoordinasi dengan Kapolda Jawa Barat dan memastikan pelaku tengah diproses di Polsek Coblong. “Jangan coba-coba melakukan pemalakan dan premanisme kepada siapa pun baik warga Jawa Barat maupun masyarakat dari luar daerah yang berkunjung ke Jawa Barat. Kita tidak akan segan-segan untuk memproses hukum agar kebiasaan buruk ini segera dihentikan.” Ini adalah komando keras dari seorang pemimpin yang membela rakyat.

Kejadian bermula saat video viral di media sosial memperlihatkan seorang pria menghentikan kendaraan yang melintas dan meminta uang secara paksa. Peristiwa itu terjadi seusai pertandingan Persib Bandung melawan Persijap Jepara pada 23 Mei 2026 malam. Korban adalah pendatang dari luar daerah, yang seharusnya dilayani dengan ramah, bukan dipalak. Tindakan ini tidak hanya meresahkan, tetapi juga merusak citra Jawa Barat sebagai wilayah yang ramah dan aman.

Allah SWT berfirman dalam surat Al-Maidah ayat 33, “Sesungguhnya balasan bagi orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan berbuat kerusakan di muka bumi adalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka.” Pemalakan adalah bentuk perbuatan kerusakan di muka bumi (hirabah). Pelaku tidak hanya mengambil harta, tetapi juga menebarkan teror. KDM dengan tegas menyatakan bahwa kebiasaan buruk ini harus dihentikan. Tidak ada toleransi bagi preman yang mengganggu ketertiban.

Fenomena pemalakan terhadap mobil pelat B (Jakarta) sebenarnya sudah lama terjadi di berbagai daerah di Jawa Barat. Ada stereotip bahwa pengendara Jakarta dianggap “kaya” sehingga menjadi sasaran empuk. KDM mematahkan stereotip itu dengan tindakan nyata. Ia tidak membela preman hanya karena mereka “warga lokal”, tetapi memilih membela keadilan. Ini adalah keberanian yang langka di kalangan kepala daerah.

Penangkapan pelaku ini harus menjadi efek jera bagi preman lainnya. KDM mengancam akan memproses hukum tanpa pandang bulu. Ke depan, ia juga menginstruksikan aparat untuk meningkatkan patroli di kawasan wisata dan rawan premanisme. Jika perlu, bentuk tim gabungan yang bergerak cepat saat laporan masuk.

Kita mengapresiasi langkah cepat Gubernur Dedi Mulyadi. Semoga penanganan kasus ini transparan dan pelaku dihukum berat. Jawa Barat harus menjadi provinsi yang bersih dari premanisme. Dukung penuh kebijakan KDM!

Foto: Cepi Kurnia - tvOne

#DediMulyadi #KDM #PemalakanDago #MobilPelatB #Premanisme #PolsekCoblong #KapoldaJabar #PersibBandung #BandungAman #HukumTegas
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sukai dan bagikan artikel ini

Komentar

0 tanggapan dari pembaca

Belum ada komentar untuk artikel ini.

Artikel menarik lainnya

Lanjutkan dengan membaca artikel menarik lainnya

Lihat semua