KDM Nyatakan Pelaku Pemalakan Mobil Dago Wajib Dihukum Tegas!
Viral video pemalakan terhadap mobil pelat B (Jakarta) di kawasan Dago, Kota Bandung, membuat Geram Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM). Setelah berkoordinasi dengan Kapolda Jawa Barat, KDM buka suara dengan nada tegas. Sebagaimana dikutip dari pernyataannya, ia menjamin penanganan kasus akan berjalan cepat. “Saya sampaikan kita tidak akan segan-segan untuk memproses hukum agar kebiasaan buruk ini segera dihentikan,” tegas KDM. Ini adalah komando perang melawan premanisme yang meresahkan.
Peristiwa pemalakan terjadi pada Sabtu, 23 Mei 2026 malam, usai pertandingan Persib Bandung melawan Persijap Jepara. Sebuah video viral memperlihatkan seorang pria menghentikan paksa kendaraan pelat B dan meminta uang. KDM menegaskan bahwa tindakan ini tidak hanya merugikan korban, tetapi juga merusak citra Jawa Barat sebagai daerah yang aman dan ramah bagi wisatawan. Ia mewanti-wanti seluruh warga Jawa Barat untuk tidak mencoba melakukan hal serupa.
Allah SWT berfirman dalam surat Al-Maidah ayat 33, “Sesungguhnya balasan bagi orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan berbuat kerusakan di muka bumi adalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka.” Pemalakan adalah bentuk perbuatan kerusakan di muka bumi (hirabah). Pelaku tidak hanya mengambil harta, tetapi juga menebarkan teror. KDM dengan tegas menyatakan bahwa kebiasaan buruk ini harus segera dihentikan. Tidak ada toleransi bagi preman yang mengganggu ketertiban.
Fenomena pemalakan terhadap mobil pelat B (Jakarta) sebenarnya sudah lama terjadi di berbagai daerah di Jawa Barat. Ada stereotip bahwa pengendara Jakarta dianggap “kaya” sehingga menjadi sasaran empuk. KDM mematahkan stereotip itu dengan tindakan nyata. Ia tidak membela preman hanya karena mereka “warga lokal”, tetapi memilih membela keadilan. Ini adalah keberanian yang langka di kalangan kepala daerah.
KDM juga mengajak seluruh masyarakat untuk mencari penghasilan yang baik dan halal. “Jangan coba-coba melakukan pemalakan dan premanisme kepada siapa pun baik warga Jawa Barat maupun masyarakat dari luar daerah yang berkunjung ke Jawa Barat,” pesannya. Ia menegaskan pemerintah provinsi dan aparat penegak hukum akan terus melakukan penindakan supaya peristiwa tersebut tidak terulang.
Penangkapan pelaku harus menjadi efek jera bagi preman lainnya. Ke depan, KDM menginstruksikan aparat untuk meningkatkan patroli di kawasan wisata dan rawan premanisme. Jika perlu, bentuk tim gabungan yang bergerak cepat saat laporan masuk. Kami mengapresiasi langkah cepat Gubernur Dedi Mulyadi. Semoga penanganan kasus ini transparan dan pelaku dihukum berat. Jawa Barat harus menjadi provinsi yang bersih dari premanisme. Dukung penuh kebijakan KDM!
#DediMulyadi #KDM #PemalakanDago #MobilPelatB #Premanisme #KapoldaJabar #BandungAman #PersibBandung #HukumTegas #JabarJuara