Tegas! KDM: Jangan Coba-coba Lakukan Pemalakan & Premanisme di Jabar, Atau Akan Ditindak Begini...
Setelah viral video pemalakan terhadap mobil pelat B di Dago, Bandung, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) mengeluarkan peringatan keras. Sebagaimana dikutip dari pernyataannya, ia memastikan tindakan tegas akan diambil. “[Untuk] seluruh warga Jawa Barat, jangan coba-coba melakukan pemalakan dan premanisme kepada siapa pun baik warga Jawa Barat maupun masyarakat dari luar daerah yang berkunjung ke Jawa Barat. Kita tidak akan segan-segan untuk memproses hukum agar kebiasaan buruk ini segera dihentikan,” tegasnya. Ini adalah komando perang melawan premanisme.
Pelaku pemalakan yang viral itu sudah diamankan. KDM mengonfirmasi bahwa pemerintah provinsi bersama aparat penegak hukum akan terus melakukan penindakan. Tindakan ini tidak hanya meresahkan warga, tetapi juga merusak citra Jawa Barat sebagai daerah yang aman bagi wisatawan dan pendatang. KDM tidak ingin Jawa Barat dikenal sebagai wilayah yang menakutkan karena ulah segelintir preman.
Allah SWT berfirman dalam surat Al-Maidah ayat 33, “Sesungguhnya balasan bagi orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan berbuat kerusakan di muka bumi adalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka.” Pemalakan adalah bentuk perbuatan kerusakan di muka bumi (hirabah). Pelaku tidak hanya mengambil harta, tetapi juga menebarkan teror. KDM mengajak seluruh warga untuk mencari nafkah dengan cara yang baik dan halal, bukan dengan pemalakan yang merugikan orang lain.
Fenomena pemalakan terhadap mobil pelat B (Jakarta) sebenarnya sudah lama terjadi di berbagai daerah di Jawa Barat. Ada stereotip bahwa pengendara Jakarta dianggap “kaya” sehingga menjadi sasaran empuk. KDM mematahkan stereotip itu dengan tindakan nyata. Ia tidak membela preman hanya karena mereka “warga lokal”, tetapi memilih membela keadilan. Ini adalah keberanian yang langka di kalangan kepala daerah.
Penangkapan pelaku harus menjadi efek jera bagi preman lainnya. Ke depan, KDM menginstruksikan aparat untuk meningkatkan patroli di kawasan wisata dan rawan premanisme. Jika perlu, bentuk tim gabungan yang bergerak cepat saat laporan masuk. Jangan sampai ada lagi korban pemalakan, terutama saat momen-momen liburan atau keramaian seperti pertandingan sepak bola.
Kami mengapresiasi langkah cepat Gubernur Dedi Mulyadi. Semoga penanganan kasus ini transparan dan pelaku dihukum berat. Jawa Barat harus menjadi provinsi yang bersih dari premanisme. Dukung penuh kebijakan KDM dan segera laporkan jika melihat tindakan premanisme di lingkungan Anda. Jangan takut, karena negara hadir untuk melindungi warga yang taat hukum.
#DediMulyadi #KDM #Pemalakan #Premanisme #MobilPelatB #DagoBandung #KapoldaJabar #HukumTegas #JabarJuara #AntiPremanisme